Melatih Pelajar Agar Gemar Menulis (ST)


Katakanlah : “ kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk menuliskan kalimat – kalimat      Tuhanku, sungguh habislah lautan itu, sebelum habis ditulis kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu pula,

Surah Al Kahfi (Q.S. 18:109)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh…,

Manusia adalah makhluk yang terbaik yang diciptakan oleh Allah SWT diantara makhluk-makhluk lainnya, sudah barang tentu, karena manusia diciptakan Allah dengan akal pikiran dengan segudang bakat, disadari atau tidak manusia itu sebenarnya memiliki potensi yang besar, tinggal bagaimana ia menggali potensi tersebut dan mengolahnya dengan baik.

Termasuk menulis,  Ya… benar sekali, “Menulis” ada apa dengan “Menulis” ???

Semua orang mempunyai bakat dan potensi untuk menulis, sekalipun ia tidak memiliki hobi itu,  tidak hanya menulis saja, segala sesuatunya itu bisa kita kuasai selagi kita mau berusaha untuk mendapatkan ilmu tersebut, contohnya seperti menulis cerpen, puisi, artikel dan lain sebagainya, mulailah dari hal-hal yang kecil, seperti menuliskan kegiatan kamu sehari-hari di diary atau menuliskan segala peristiwa-peristiwa yang kamu anggap menarik, Untuk bisa menulis dengan baik, kita perlu berlatih sebanyak dan sesering mungkin.

Terlebih lagi dikalangan pelajar, potensi menulis mereka sesungguhnya pada masa-masa ini sangat tinggi, tingkat imajinasinya juga sangat tinggi, hanya saja pada masa-masa ini tingkat ketertarikan untuk menulis bagi mereka masih rendah, mereka biasanya lebih suka untuk membaca daripada menulis, itulah kenyataannya, tetapi tidak sedikit juga diantara mereka yang masih diusia muda sebagai seorang pelajar sangat kreatif dalam menulis, semua itu bersumber dari niat dan usaha keras.

Oleh karena itu bakat tersebut harus digali, seorang guru harus dapat memotivasi dan melatih siswa/siswinya untuk dapat menulis, walaupun hanya sekedar tulisan yang sederhana, karena dengan menulis kita dapat mengekspresikan apa yang ada di benak kita, di hati kita, dan dapat menumpahkan segala bentuk perasaan kita, sehingganya semua bisa jadi lebih ringan, dengan menulis kita bisa berbagi pengalaman dan ilmu yang berharga dengan orang lain, bukankah hal itu juga bagian dari ibadah??? Belum lagi dengan menulis Allah bisa saja memberikan kita sedikit rezeki, insya Allah, semua tergantung niat dan usaha kita, yang jelas jangan jadikan uang menjadi tujuan utama dalam menulis.

Saya teringat kiat-kiat yang sering dipaparkan oleh Habiburrahman El-Shirazy yang akrab disapa oleh kang abik, penulis fenomenal ayat-ayat cinta, ia adalah salah satu novelis favorit saya, saya juga akan membagikan kiat-kiat tersebut kepada para pengunjung blog ini :

  • Milikilah niat yang kuat untuk menjadi penulis.

Niat yang kuat untuk menjadi penulis adalah modal awal bagi seorang penulis pemula untuk menjadi penulis yang hebat. Selain niat yang kuat jangan lupa disertai niat yang benar. Niat yang benar adalah meniatkan aktivitas menulis hanya untuk beribadah atau mencari ridla Allah. Bukan ingin menjadi terkenal, kaya, dipuji atau apa saja yang tidak ada hubunganya dengan beribadah kepada Allah swt.

  • Milikilah keberanian.

“Orang yang tidak mempunyai keberanian ia tidak layak menjadi penulis. Demikian kata Kang Abik dengan tegas.” Sebab kalau dikritik sedikit saja tulisannya, ia akan minder dan kecil hati, akibatnya ia tidak berani menulis lagi.

Seorang penulis harus berani tulisanya dibacaorang lain. Artinya ia harus siap jika kemudian tulisannya dikritik para pembacanya. Ingat pada hakekatnya kritikan itu adalah sesuatu yang positif bagi kita. Asal kita bisa menjadikan kritikan itu sebagai energi yang membangun, agar tulisan kita lebih baik lagi.

  • Milikilah Idealisme yang kuat.

Penulis-penulis hebat, seperti Imam Syafi’I ulama yang pertama kali mengkodifikasikan ushul fikih secara runtut dalam kitabnya yang terkenal yang masih dibaca dan dikaji terus sampai sekarang yaitu ar-risalah, adalah contoh bagaimana idealisme yang kuat mampu menjadikan tulisan itu bermagnet, guna menarik para pembacanya. Beliau menulis dengan hati. Sehingga tulisanya mampu bertahan sampai sekarang. Tidak seperti kebanyakan penulis sekarang yang sedikit-sedikit ditempeli kata best seller, padahal sebenarnya tidak sama sekali. Contoh lain adalah Imam Hajar al-Asqalani pengarang kitab Fathul Bari yang menghabiskan hampir separoh hidupnya untuk menyusun kitab syarah Bukhari Muslim itu. Sedangkan dari kalangan non muslim kita bisa sebut Karl Marx dengan karyanya yang terkenal yakni Das Capital yang juga masih dibaca dan dikaji sampai sekarang. Semua penulis-penulis di atas mengapa karyanya bisa bertahan selama itu dan bahkan masih dikaji di seluruh dunia??? Jawabannya karena mereka punya idealisme yang kuat untuk menulis. Dan dengan hatilah tulisan mereka lahir.

  • Milikilah wawasan yang cukup dan luas.

Hal ini penting dimiliki oleh penulis agar tulisannya tidak monoton dan memboosankan. Sebailknya dengan wawasan yang luas akan menjadikan tulisan itu bervariasi dan enak dibaca oleh para pembacanya.

  • Terakhir harus tahu teknik menulis.

Kata kang Abik mengapa beliau menempatkan Teknik menuslis di bagian akhir, karena banyak orang sekarang yang mengikuti pelatihan teknik menulis di sana sini tapi tak kunjung menghsilkan karya tulis. Menurut Kang Abik, yang terpenting bagi penulis adalah secara istiqomah untuk terus berlatih menulis. Menulis adalah skiil. Ciri skiil adalah semakin sering dikerjakan mak akan semakin lihai dan mahir. Maka jangan pernah berhenti menulis dan menulis agar menulis menjadi habits atau kebiasaan.

Itulah beberapa tips atau langkah-langkah yang dipaparkan oleh beliau. Sekali lagi saya menuliskan postingan ini bukan karena saya  “jago” dalam menulis melainkan untuk mengajak pembaca sekalian untuk bersama-sama menggali dan menumbuhkan minat menulis.

Untuk bisa menulis dengan baik, Anda perlu berlatih sebanyak dan sesering mungkin. Anda bisa menulis di blog pribadi atau di buku harian. Yang penting lakukan hal itu dengan tekun dan konsisten. Berikut ini sepuluh tips penting  yang yang saya kutip dari  Indria Salim Anggota Komunitas Penulis Perempuan Women Script :

  1. Menulis dengan ringkas, padat dan sekaligus menarik. Semakin sering Anda menulis, semakin terampil Anda menggunakan kata atau kalimat yang relevan saja. Tidak ada kata-kata yang tersaji tanpa arti. Satu kata akan menambah makna tulisan Anda. Ini bukan sekedar menambah jumlah halaman.
  2. Menulis sebaiknya tidak dilakukan sambil mengedit. Itu dua tahap yang sebaiknya dilakukan terpisah.
  3. Bagilah tulisan dalam beberapa paragraf pendek. Idealnya, satu paragraf itu mengungkapkan satu ide pikiran. Pecah-pecahlah panjang dan struktur kalimat Anda sedemikian rupa agar tidak membosankan pembaca. Kalimat-kalimat yang runtut dan tidak berbelit-belit akan memberi kenyamanan pembaca tulisan Anda.
  4. Menulis dengan jelas. Ini juga bisa berarti menulis dengan spesifik, tidak mengawang atau melebar tanpa relevansi dengan topik yag dibicarakan. Pembaca akan kesal setengah mati saat terjebak dengan bacaan yang tidak jelas isinya. Ingatlah bahwa pembaca tidak selalu punya banyak waktu. Sebuah novel yang tebal, kalau isinya menarik dan mengikat minat pembaca itu jelas berbeda dengan sebuah tulisan sependek satu halaman yang menuai cercaan pembaca karena isinya yang tidak jelas bagi pembacanya.
  5. Pentingnya bahasa yang komunikatif. Menulislah seakan sedang berbicara – alami dan tanpa berpretensi sok tahu dengan memakai bahasa ilmiah. Ini berlaku untuk banyak ragam tulisan, baik fiksi atau non-fiksi. Perkecualian bisa dipahami apabila Anda menulis buku pelajaran atau bahan studi (textbook). Hindarilah istilah yang hanya diketahui oleh kalangan tertentu (jargon).
  6. Menulis dengan pesan yang kuat. Ini bisa dilakukan bila Anda mengembangkan tulisan berdasarkan ide pokok yang jelas.
  7. Tunjukkan pembaca Anda tentang sesuatu, bukan menceritakannya. (Show, don’t tell). Dalam tulisan non-fiksi, ini bisa dilakukan dengan menulis hal-hal secara spesifik, tidak mengambang atau abstrak. Itu sebabnya kalimat pendek, tapi menyajikan fakta lebih disarankan daripada kalimat panjang berbelit dengan pokok ide yang kabur. Dalam tulisan fiksi, ini dilakukan dengan memberi deskripsi tentang suatu keadaan atau karakter. Contoh: “Anak kecil itu pakainnya lusuh dan compang-camping. Melihatnya membuatku teringat wajah kakek berumur 80 tahun, kulit keriput, rambutnya tipis dan pudar warnanya.”
  8. Menulis dengan jujur. Jadilah diri sendiri. Ini akan tercermin dari cara Anda mengungkapkan pokok pikiran yang Anda yakini kebenarannya. Kejujuran yang terungkap dalam kesederhanaan menulis akan menjadi kualitas tulisan itu sendiri. Maka Anda akan terhindar dari keinginan menulis berbunga-bunga dan mengada-ada dan tidak menambah arti atau kejelasan.
  9. Menulis dengan bersemangat namun penuh pengendalian diri. Ini sebuah paradoks.  Bersemangat menyampaikan apa yang Anda inginkan agar diketahui pembaca. Mengendalikan diri untuk menulis semua hal yang mungkin tidak berhubungan dengan pokok pikiran.  Ini paradoks dari menulis dengan semangat tak terkendali.
  10. Membaca dan membaca. Anda harus berbelanja dulu sebelum bisa menjual barang bagus. Ini hanya ungkapan bahwa agar bisa menulis bagus, kita perlu membaca buku-buku bermutu sebagai perluasan wawasan dan kemampuan apresiasi tentang tulisan yang bagus itu.

Semoga tulisan ini tidak hanya memotivasi saya, tapi juga para teman-teman juga pelajar sekalian untuk menjadikan aktivitas menulis bukan hanya sekedar mengisi waktu lengang tapi benar-benar menajadi aktivitas rutin yang bermanfaat bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk orang lain yang membaca tulisan kita. Artinya tidak ada ruang bagi kita untuk menulis ‘asal-asalan’ tapi dalam setiap tulisan kita selalu ada ruhnya, karena kita menulis dengan kebeningan dan kejernihan hati. Insya Allah…😀😀

SELAMAT MENULIS…!!!

Alhamdulillah washolatu wassalamu ‘ala Rosulillah

Balai Jaya, Sabtu, 28 Juli 2012, Pukul 23.03

Tag:, , , ,

About SMK Widya Karya Balai Jaya

Bersama Menuju Masa Depan Kita Bisa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Catatan kecil hendri

Blog ini akan segera di hapus , kunjungi website baru kami di http://hendri.wc.lt

Irfan Handi

Hanya Ingin Berbagi

KKPI SMK Gondang

Menuju Perubahan Yang Lebih Baik

:: tukangcoret ::

Mencoret Lebih Mulia Dari Pada Melamun

Jhonwilson's Tambunan

Just another WordPress.com site

Panduan Tidak Resmi Wordpress.com

Ini dibuat untuk membantu blogger pemula di wordpress.com

CrCn Blogs

Education, News, Politics, download, Tips & Tricks, Other

Akimlinovsisa's W.P

"Bekerja cerdaslah daripada bekerja keras" "Senjata yang paling ampuh dalam hidup ini adalah SOPAN SANTUN"

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: