Pilihan Hidupku (ST)


Air mataku terus mengalir ketika ijab dan qabul usai dilaksanakan. Kini Aku telah menjadi istri dari seorang laki-laki yang begitu asing bagiku, aku baru saja mengenalnya. Semua ini aku lakukan untuk memenuhi permintaan terakhir kak Hamzah sebelum ia meninggal,hanya dialah satu-satunya orang yang aku miliki di dunia ini. Tapi sebulan yang lalu ia pergi meninggalkan aku selamanya. Kak Hamzah sudah tentu tau pasti mana yang terbaik untukku. Tapi aku yakin mas Arif bisa menjadi imam yang baik bagiku.

Usai shalat isya berjamaah,aku langsung beranjak ketempat tidur. Tapi,mas Arif menarik tanganku dan menyuruhku duduk.

“dik,ada yang kelupaan” katanya padaku. Aku menoleh kearahnya dengan penuh tanda tanya dan ia tersenyum sambil berkata.

“adik ingat sabda rasulullah Saw. “ketika salah seorang diantara kalian menikah maka hendaklah dia memegang ubun-ubun istrinya,membaca bismalah,lalu memohon barokah untuknya seraya berdoa: sekarang mendekatlah” mas Arif kemudian  meletakkan tangannya pada ubun-ubun kepalaku dan membacakan doa barokah.

“ya Allah,sungguh saya mohon pada-Mu kebaikannya dan kebaikan sesuatu yang Kau ciptakan di atasnya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan sesuatu yang Kau ciptakan dia diatasnya. Ya Allah,saya menikahinya berdasarkan kitab-Mu,dan saya mengambilnya atas nama-Mu dan dengan kalimat-kalimat-Mu aku halalkan kemaluannya. Maka,bila Engkau menentukan sesuatu pada rahimnya,jadikanlah dia seorang muslim yang lurus,dan janganlah Kau jadikan dia yang disertai setan. Ya Allah,berkahilah bagiku dalam keluargaku,dan berilah barakah mereka kepadaku. Ya Allah,kumpulkan antara kami apa yang Engkau kumpulkan dengan kebaikan,dan pisahkan antara kami jika Engkau memisahkan menuju kebaikan. Amin.” Aku terus  mengamini dengan berlinang air mata. Kemudian dengan mengucapkan “bismillahirrahmanirrohim” mas Arif mengecup keningku. Ternyata ia begitu mengerti bagaimana sunnah para Nabi.

Kini aku sudah menggendong anak yang menjadi buah hati aku dan mas Arif. Sudah setahun lebih aku mengarungi hidup berumah tangga dengan mas Arif,namun meskipun aku hidup serumah dengannya,tetapi hatiku selalu bersama dengan mas Khairil. Sesungguhnya aku sangat mencintai dan menyayangi mas Arif suamiku,tetapi aku belum juga bisa melupakan mas Kharil,dan masih memiliki rasa sayang dan cinta padanya. Aku sudah berusaha sebisa mungkin untuk melupakan mas Khairil,namun semua sia-sia. Semakin aku berusaha melupakannya semakin kuatlah rasa cinta dan kerinduan untuk bertemu dengannya.

“ya Allah Engkau adalah Tuhanku,tiada Tuhan selain Engkau. Engkau telah ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Sesungguhnya aku telah berusaha sekuat yang bisa aku lakukan untuk memenuhi janji dan sumpah setiaku kepada-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala yang Engkau ciptakan. Aku kembali kepada-Mu dengan nikmat-Mu yang Kau anugrahkan kepadaku dan kembali pula kepada-Mu dengan dosaku. Karena itu,ampunilah aku. Sebab,tiada yang berhak mengampuni dosa kecuali Engkau.

“ Ya Allah aku sangat menyayangi dan mencintai suamiku dengan sepenuh jiwaku,kumohon ya Allah jangan pernah pisahkan hatiku dengan hatinya yang sudah kuat terikat dalam kasih-Mu. Ampuni aku jika sampai saat ini aku belum bisa melupakan mas khairil,bukan maksudku mengkhianati suamiku,tetapi sungguh aku sudah berusaha sebisa mungkin melupakannya,tetapi ia makin lekat dihati ini. Bantulah aku untuk melupakannya ya Allah,bantulah hamba-Mu ini” air mataku terus meleleh dalam senandung doaku dikeheningan malam yang sunyi.

***

Sudah empat kali mas Farhan,sahabat dekat mas Khairil datang menemuiku untuk mengajakku bertemu dengan mas Khairil yang sedang sakit keras. Tapi aku tidak dapat berbuat apa-apa karena mas Arif sampai saat ini sama sekali belum memberi izin aku untuk pergi menjenguknya,dan sebagai seorang istri aku hanya menurut saja,meskipun batin ini sangat tersiksa. Aku merasa sangat tidak berdaya,aku mengetahui orang yang sampai saat ini masih merajai hati dalam keadaan sakit keras tapi aku tidak dapat berbuat apa-apa kecuali mendoakannya.

Untuk yang kelima kalinya,mas Farhan kembali datang,dan ia tetap mendapat jawaban yang sama dariku.

“maafkan saya mas,sampai saat ini mas Arif sama sekali belum mau mengizinkanku untuk menjenguk mas Khairil. Mas Arif memang sedikit agak keras” jelasku padanya.

“dik,khairil sangat berharap kau dapat menjenguknya. Ia benar-benar ingin bertemu denganmu. Anggaplah ini permintaannya yang terakhir”kata mas farhan memelas

“kenapa mas berkata seperti itu”

“keadaan Khairil semakin hari semakin memburuk. Ia sangat lemah,aku tidak tau apakah ia masih bisa bertahan lebih lama atau malah sebaliknya”. Air mataku meleleh, mendengar penuturan mas Farhan. Aku merasa sama sekali tidak berguna. Akhirnya mas Farhan kembali dengan membawa kekecewaan seperti biasanya.

Aku tetap berusaha membujuk mas Arif agar mengizinkanku untuk menjenguk mas Khairil. Tapi sama saja ia tetap tidak mengizinkanku. Tiba-tiba ia bertanya padaku.

“apakah kau masih mencintainya” Tanya mas Arif padaku,sepontan saja aku kaget dengan pertanyaan yang tak pernah kuduga.

“kenapa mas menanyakan hal itu” jawabku sedikit gugup

“tolong jawab dengan jujur apakah kau mencintaiku” Tanya mas Arif serius.

“tentu saja mas” jawabku singkat.

“aku tidak percaya”

“bagaimana caranya agar aku dapat meyakinkan mas”

“kalau begitu,lupakan Khairil,dan jangan pernah berharap untuk bertemu lagi dengannya” dengan berat hati aku menyetujuinya meskipun  dalam kenyataannya batinku benar-benar menangis dan menjerit.

Keesokan harinya,entah ada angin apa,tiba-tiba mas Arif mengizinkanku untuk  menjenguk mas Khairil ke rumah sakit dengan perjanjian pertemuan itu adalah pertemuan terakhir dengan mas Khairil,selanjutnya aku tidak boleh lagi bertemu dengannya.

Pagi itu juga,aku langsung bergegas pergi ke rumah sakit  tempat dimana mas Khairil dirawat. Tapi entah mengapa tidak ada pasien yang bernama Khairil di sana,padahal mas Farhan mengatakan kalau mas Khairil dirawat dirumah sakit itu. Untuk memastikannya aku periksa setiap kamar dan sudut ruangan,tapi tetap saja aku tidak menemukannya.

Akhirnya aku mencoba menelpon mas Farhan,tapi tidak juga dapat dihubungi,akhirnya aku memutuskan untuk langsung mendatangi rumah mas Khairil.

Sesampainya di depan rumah mas khairil,ternyata di sana mas Farhan juga ada. Aku langsung menanyakan bagaimana keadaan mas Khairil,tentunya dia sudah lebih baik,karena sudah dibawa pulang. Pikirku.

“kau sudah terlambat dik” kata farhan dengan berat hati. Betapa terkejutnya ketika aku mengetahui bahwa tiga hari yang lalu mas Khairil sudah meninggal. Seketika itu aku langsung jatuh pingsan. Tak lama kemudian aku sadar kembali. Kemudian mas Farhan memberikan sesuatu padaku. Surat yang ditulis mas Khairil sebelum ia meninggal.

 

Kepada Wanita yang Berhati Mulia

Zahfira Azkiah yang Dikasihi Allah

 

Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan dan mematikan makhluknya dengan cinta dan kasih sayang. segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan dan memisahkan dua hati dengan cinta dan kasih sayang pula. Mahasuci Allah yang telah melebihkan orang-orang yang mencintai-Nya, mencintai Kitab dan Rasul-Nya daripada seluruh pecinta di atas muka bumi ini. Dengan cinta dan untuk cintalah langit serta bumi diciptakan. Atas dasar cintalah semua makhluk diberi fithrahnya masing-masing. Karena cintalah jiwa manusia merasa beruntung,terhindar dari kebinasaan dan menjadikannya sebagai jalan untuk menuju Rabb-nya. Hanya cintalah yang bisa menjadi penyemangat dan sekaligus sebagai sarana. Dengan cintalah manusia bisa memperoleh kehidupan yang layak dan dapat mereguk kelezatan dan keindahan iman, karena ridha kepada Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad sebagai Rasul.

Shalawat dan salam selalu tercurah pada baginda Nabi yang mulia yang menjadi tauladan kita yang telah mengajarkan kita bagaimana semestinya manusia menjalani hidup. Shalawat dan salam selalu tercurah kepada baginda Rasul yang mulia dan berhati lembut penuh kebijaksanaan yang dicintai keluarga,para sahabat dan para pengikut-pengikutnya dan juga umat muslim diseluruh dunia sampai akhir zaman.

Dalam senandung harapku pada Allah,tak pernah lupa dan tak bosan-bosankan kupintakan agar adik selalu dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan-Nya. Selalu dalam cinta dan cucuran rahmat dan karunia-Nya. Selalu dibawah naungan kasih sayang-Nya yang hakiki. Aku selalu mengharapkan agar Allah senantiasa memberimu kebahagiaan hidup ketenangan jiwa dan batin. Kedamaian dan ketentraman hati. Semoga kau selalu berbahagia bersama keluarga  yang kau kasihi.

Kutuliskan surat ini dengan lelehan  air mata yang tak dapat kubendung,kutak sanggup lagi memendam rindu ingin bertemu denganmu, memandang wajahmu yang teduh dan mendengar suaramu yang lembut. Sungguh aku sangat merindukanmu. Setiap saat aku hanya bisa merindukan dan mengharapkan kedatanganmu. Aku selalu menunggumu untuk datang menemuiku. Aku sangat lemah,aku sangat rapuh,aku butuh secercah cahaya untuk menerangi hatiku,aku butuh kekuatan untuk menumbuhkan gairah hidupku,dan mungkin cahaya itu adalah dirimu. Dik,Jangan biarkan air mata ini terus mengalir bila mengingatmu.

Kumohonkan pada Allah agar Ia berkenan mempertemukan kita meskipun untuk yang terakhir kalinya. Aku berharap bisa bertemu denganmu meskipun hanya memandang wajahmu sesaat dan mendengarkan suaramu sepintas.

Aku tak bisa berharap terlalu banyak,karena kau sudah menjadi milik orang. Semuanya sudah kuikhlaskan. Kau sudah menjadi milik suamimu yang tentunya sangat kau cintai sepenuh hati. Aku yakin kau adalah istri yang shaleha yang selalu setia dan turut akan perintah suamimu. Sudah berulang kali farhan datang menemuimu untuk mengajakmu bertemu denganku,tapi sampai saat ini kau belum juga datang dan hadir dihadapanku. Jika kutanyakan pada farhan mengapa kau belum juga datang,farhan selalu menjawab,”insya Allah secepatnya Zahfira akan datang menemui akhy,berdoa dan bersabarlah” itulah jawaban farhan setiap kali aku menanyakanmu. Tapi aku yakin ada sesuatu yang menyebabkan ukhty sampai saat ini belum juga datang menemuiku. Sebagai seorang istri sudah tentu kau sangat mematuhi perintah dari suamimu. mungkin suamimu tidak mengizinkanmu untuk bertemu denganku. Dan aku tidak mungkin memaksamu.

“ya Allah,Engkau adalah Tuhanku. Tiada Tuhan selain Engkau. Kepada-Mu aku bertawaqal,dan Engkau Tuhan pemilik ‘Arasy yang Agung. Apa yang dikehendaki Allah pasti terjadi,dan apa yang tidak dikehendaki-Nya pasti tidak akan terjadi. Tiada daya dan kekuatan kecuali disisi Allah yang Mahatinggi lagi Mahabesar. Aku tahu bahwasanya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, jika kau ingin memanggilku menghadap keharibaan-Mu,aku mohon berilah aku kesempatan pertemukanlah aku terlebih dahulu dengan orang yang sangat kucinta dan kurindu. Aku ingin bertemu dan memandang wajahnya untuk yang terakhir kali. Kumohonkan pada-Mu wahai Tuhan yang jiwaku ada dalam genggaman-Mu. Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong” itulah yang selalu kusenandungkan dalam doaku.Semoga Allah berkenan mempertemukan kita meskipun untuk yang terkahir kalinya. Allahuma amin.

 

Wassalamu’alaikum…

Syukran katsir

Yang sangat merindukanmu

Khairil Al Falah

Air mataku tak henti-hentinya meleleh,kemudian tubuhku kembali lemah,tak lama kemudian aku mohon diri untuk pulang, ketika menyebrangi jalan raya aku mendengar jelas suara mas farhan berteriak,

“ AWAS MOBIIIIIILLLL….”

Dan aku tidak tau apa-apa lagi…

Selesai sabtu 10 Januari 2009. pukul 01.30 dini hari

Alhamdulillah, wa shalatu wasalamu’ala rasulillah.

Tag:, , , , ,

About SMK Widya Karya Balai Jaya

Bersama Menuju Masa Depan Kita Bisa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Catatan kecil hendri

Blog ini akan segera di hapus , kunjungi website baru kami di http://hendri.wc.lt

Irfan Handi

Hanya Ingin Berbagi

KKPI SMK Gondang

Menuju Perubahan Yang Lebih Baik

:: tukangcoret ::

Mencoret Lebih Mulia Dari Pada Melamun

Jhonwilson's Tambunan

Just another WordPress.com site

Panduan Tidak Resmi Wordpress.com

Ini dibuat untuk membantu blogger pemula di wordpress.com

CrCn Blogs

Education, News, Politics, download, Tips & Tricks, Other

Akimlinovsisa's W.P

"Bekerja cerdaslah daripada bekerja keras" "Senjata yang paling ampuh dalam hidup ini adalah SOPAN SANTUN"

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: